Frequently Asked Questions (FAQ)
Ya. Aikido mengajarkan cara mengendalikan serangan melalui keseimbangan, posisi tubuh, timing, dan teknik penguncian maupun lemparan. Dalam latihan Iwama Aikido, setiap teknik dipelajari dengan serius agar memiliki dasar aplikasi yang nyata.
Selain mempelajari teknik bela diri, Aikido memberikan banyak manfaat seperti:
Meningkatkan kebugaran dan fleksibilitas tubuh.
Melatih keseimbangan dan koordinasi.
Meningkatkan kepercayaan diri.
Mengembangkan disiplin dan pengendalian emosi.
Mengurangi stres melalui latihan yang terstruktur.
Membangun rasa hormat dan kerja sama dengan orang lain.
Berbeda dengan aliran bela diri pada umumnya yang mengutamakan kompetisi untuk saling mengungguli dan mengalahkan lawan, Aikido berfokus pada filosofi harmonisasai dengan serangan lawan berupa pengalihan tenaga lawan, penguncian sendi, lemparan, dan pengendalian situasi tanpa mengandalkan kekuatan fisik semata. Tujuan utama Aikido adalah menyelesaikan konflik dengan cara yang efektif dan aman.
Tidak seperti banyak bela diri lainnya, Aikido lebih menekankan pengalihan tenaga lawan, pengendalian, dan penyelesaian konflik dengan efektif. Namun demikian, latihan tetap mempelajari serangan seperti pukulan, dorongan, maupun pegangan sebagai bagian dari latihan teknik.
Aikido dikembangkan sebagai jalan pengembangan diri (Budo), bukan olahraga kompetitif. Tujuan latihan bukan untuk mengalahkan orang lain, melainkan mengembangkan teknik, karakter, disiplin, serta kemampuan mengendalikan diri.
Pedang kayu (Aiki Ken) dan tongkat (Aiki Jo) merupakan bagian penting dari sistem latihan Iwama Aikido. Latihan senjata membantu memahami jarak (Ma-ai), waktu (Timing), posisi tubuh (Hanmi), serta prinsip-prinsip yang juga digunakan dalam teknik tangan kosong.
Ukemi adalah teknik jatuh dan berguling dengan aman. Ini merupakan salah satu keterampilan pertama yang dipelajari setiap pemula agar dapat berlatih dengan aman dan percaya diri.
Tidak pernah terlambat untuk memulai. Banyak anggota kami yang mulai berlatih Aikido pada usia 30, 40, bahkan 50 tahun ke atas. Latihan tentu saja disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing.
Kami berfokus pada latihan Iwama Aikido tradisional, menjaga keseimbangan antara Taijutsu, Aiki Ken, dan Aiki Jo sebagaimana diwariskan dalam tradisi Iwama Aikido. Suasana latihan kami juga mengutamakan disiplin, saling menghormati, dan perkembangan setiap anggota secara bertahap.
Latihan dilakukan dengan serius dalam suasana yang disiplin namun bersahabat. Setiap anggota saling membantu untuk berkembang bersama. Tidak ada budaya saling menjatuhkan atau mencari siapa yang paling kuat.
Pada latihan pertama, peserta biasanya akan mempelajari:
Etika di dojo.
Cara memberi hormat.
Posisi dasar (Hanmi).
Cara bergerak.
Teknik jatuh (Ukemi).
Latihan dasar bersama pasangan.
Semua dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing.
Seperti olahraga lainnya, selalu ada risiko cedera. Namun latihan dilakukan secara bertahap dengan pengawasan instruktur dan setiap peserta diajarkan teknik jatuh (Ukemi) untuk meminimalkan risiko tersebut.
Silakan informasikan kondisi Anda kepada instruktur sebelum latihan dimulai. Teknik dapat disesuaikan agar tetap aman sesuai kondisi fisik masing-masing. Di Aikido sendiri tidak ada gerakan akrobatik maupun latihan keras berlebihan yang menuntut kondisi fisik melewati batas kewajaran.
Kami berkomitmen menjaga tradisi Iwama Aikido dengan suasana latihan yang disiplin, bersahabat, dan terbuka bagi pemula. Latihan mencakup Taijutsu, Aiki Ken, dan Aiki Jo secara seimbang sehingga peserta memperoleh pemahaman Aikido yang utuh sesuai garis ajaran Iwama Shin Shin Aiki Shuren Kai.
Sekarang juga, tunggu apa lagi. Langsung segera ke Antares Dojo di Jl. Raya Tandes Lor No.1A, Surabaya tiap hari Sabtu jam 16.00-18.00 WIB, kita tungguin ya😀