Iwama Aikido Busenkai Surabaya adalah komunitas AIKIDO aliran Iwama yang berada di Surabaya, bagian dari jaringan internasional Iwama Shinshin Aiki Shurenkai di bawah Iwama Shinshin Aikido Busenkai.
Latihan AIKIDO tersebar di beberapa dojo di Surabaya, termasuk Dojo Antares yang berlokasi di Surabaya Barat, dengan satu semangat yang sama yaitu berlatih AIKIDO bukan soal menang atau kalah, tapi jalan untuk membentuk tubuh, pikiran, dan karakter.
Yang membedakan AIKIDO dari bela diri pada umumnya ada konsep dasarnya itu sendiri. "AI" berarti harmoni, "KI" berarti energi, "DO" berarti jalan. AIKIDO secara harfiah adalah jalan untuk menyelaraskan energi, bukan melawannya. Kalau kebanyakan bela diri mengajarkan cara memukul lebih keras atau menahan serangan dengan kekuatan, AIKIDO justru mengajarkan cara membaca arah dan momentum serangan lawan, lalu mengalihkannya tanpa harus melukai. Prinsip inilah yang membuat AIKIDO unik dan berbeda.
Karena filosofi harmoni ini, AIKIDO juga tidak mengenal pertandingan atau sistem kalah menang seperti kebanyakan olahraga bela diri lain. Tidak ada podium, tidak ada lawan yang harus dikalahkan. Kemajuan diukur dari penguasaan diri sendiri, ketenangan, dan kepekaan terhadap situasi, bukan dari jumlah kemenangan.
AIKIDO bisa dipelajari dan dilatih oleh semua jenis kelamin, tanpa ada batasan umur maksimal. Mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Penasaran? Bisa langsung aja hadir di jadwal latihan tiap Sabtu jam 16.00-18.00 untuk free trial.
Iwama Aikido Busenkai Antares Dojo Surabaya
Jl. Raya Tandes Lor No.1A, Tandes, Kec. Tandes, Surabaya, Jawa Timur 60187
Sabtu, 16.00-18.00 WIB (FREE TRIAL)
WA : 08170910308
Iwama Aikido Busenkai Surabaya mendapat kesempatan diundang oleh RRI Surabaya dalam program Sharity Pro 2, membahas Aikido sebagai seni bela diri tradisional Jepang yang berfokus pada pengembangan diri, disiplin, dan pembentukan karakter .
Frequently Asked Questions (FAQ)
Iwama Aikido adalah aliran Aikido tradisional yang berpusat di Iwama, Jepang. Diciptakan oleh Morihei Ueshiba Sensei (O-Sensei) yang kemudian diwariskan langsung kepada Morihiro Saito Sensei, yang kemudia diteruskan oleh putranya yaitu Hitohira Saito Sensei. Berbeda dengan beladiri lain yang bertujuan untuk kompetisi saling mengalahkan satu dengan yang lain, di Aikido lebih berfokus pada filosofi harmoni untuk mengatasi serangan atau ancaman yang data. Ciri khas yang membedakan Iwama Aikido dari aliran Aikido lain adalah adalah keseimbangan latihan antara teknik tangan kosong (Taijutsu), pedang kayu (Aiki Ken), dan tongkat (Aiki Jo), sehingga memberikan pemahaman Aikido yang lebih utuh.
Ya. Sebagian besar anggota kami memulai latihan tanpa pengalaman bela diri sama sekali. Latihan dimulai dari dasar seperti postur tubuh, cara bergerak, keseimbangan, dan teknik jatuh (Ukemi), sehingga aman diikuti oleh pemula.
Tidak ada batasan usia maksimal untuk berlatih Aikido karena semua gerakannya aman, tanpa gerakan akrobatik dan latihan fisik yang berlebihan. Untuk usia mulai berlatih adalah di atas 5 tahun.
Ya. Keselamatan adalah prioritas utama. Semua peserta diajarkan teknik jatuh (Ukemi) terlebih dahulu sebelum mempelajari teknik yang lebih kompleks. Latihan dilakukan secara bertahap dengan pengawasan instruktur. Tentu saja tanpa semata adu pukulan atau tendangan seperti yang dijelaskan sebelumnya.
Tentu. Aikido dirancang agar dapat dipelajari oleh pria maupun wanita. Teknik Aikido lebih mengutamakan efisiensi gerakan, keseimbangan, dan pemanfaatan tenaga lawan daripada mengandalkan kekuatan fisik maupun otot semata.
Tentu. Aikido dirancang agar dapat dipelajari oleh pria maupun wanita. Teknik Aikido lebih mengutamakan efisiensi gerakan, keseimbangan, dan pemanfaatan tenaga lawan daripada mengandalkan kekuatan fisik maupun otot semata.
Masih punya pertanyaan?